Judul: Bellamia
Penulis: Ika Vihara
Penyunting: Kuntari P. Januwarsi
Penerbit: Phoenix Publisher
Jumlah halaman: 293 halaman
Blurb
Amia selalu percayabahwa karier dan cinta tidak boleh berada
dalam gedung yang sama. Interoffice romance lebih banyak membawa
kerugian bagi karier seseorang. Sudah banyak kejadian pegawai mengundurkan diri
setelah putus cinta dan Amia tidak ingin mengikuti jejak mereka.
Selain di kantor,
di mana Gavin bisa beremu dengan gadis yang menarik perhatiannya? Gavin tidak
ada waktu untuk ikut komunitas, tidak bertemu dengan teman kuliah maupun teman
SMA dan lebih banyak menghabiskan hidup di kantor.
Ketika Amia patah
kaki dalam simulasi terorisme, Gavin—dengan alasan bertanggung jawab sebagai
atasan—mulai membuka jalan untuk mengubah pandangan Amia. Namun Amia mengajukan
satu syarat.
Merahasiakan
hubungan dari semua orang.
Cuplikan Kisah dan Review
Kisah dimulai dengan sosok Amia yang patah hati karena
Riyad, kekasihnya, menikah dengan perempuan lain. Dia merasa sulit melupakan
lelaki itu. Untung saja ada Vara, sahabat Amia, yang terus menguatkannya.
Takdir membawa Amia bertemu dengan Gavin, atasan baru di
kantornya. Saat pertama kali bertemu, Amia langsung tertarik kepada Gavin,
tetapi semua itu lenyap karena sikap Gavin yang sok, menyuruh melakukan hal
yang bukan jobdesc-nya. Meski sebal, tetap saja Amia tidak dapat
memungkiri pesona Gavin.
Sedari tadi tanpa sadar Amia sibuk melirik
Gavin yang tenang menyetir dengan mata menatap lurus ke depan. Tanpa bisa
dicegah, Amiaingin mengamati wajah itu lebih teliti lagi. Ingin mengingat
detailnya. –hal. 15
Kalau Amia sebal, Gavin malah senang melihat gadis itu.
Amia memiliki wajah yang cantik, masih muda, dan lagi memiliki kekuatan untuk
menarik perhatian orang. Apalagi Amia bekerja di lingkungan yang sangat
didominasi oleh laki-laki. Tak aneh kalau dia jadi bahan pembicaraan para lelaki.
Suatu hari, kantor mengadakan simulasi terorisme. Kecelakaan
kecil yang dialami Amia membuatnya dan Gavin semakin dekat. Hati Amia kembali
dipenuhi getar cinta, begitu juga dengan Gavin. Namun, Amia tidak mau hubungan
mereka diketahui oleh orang lain.
Bukan hanya harus menahan diri saat ada karyawan kantor
yang membicarakan kecantikan Amia, Gavin juga harus berjuang untuk mencairkan
hati Adrien, kakak Amia, yang juga seniornya semasa kuliah dulu. Maklum, Adrien
sangat menyayangi Amia dan tahu baik-buruk Gavin.
Meski tampak sederhana, ada banyak sekali masalah yang
ada dalam hubungan mereka. Komunikasi, dan juga rahasia kehidupan Amia.
Hai, hai, hai... Ini kali pertama saya membaca novel
karya Kak Ika Vihara. Impian saya akhirnya terwujud, hehe. Maklum, saya sudah
tertarik membaca tulisannya sejak lama. :D
Novel ini mengambil tema yang cukup menarik dan masih
jarang diangkat oleh penulis lain. Tentang dunia engineer dan karyawan
perempuan terlibat di dalamnya. Meski membahas dunia pekerjaan, tetapi tenang
saja, kalian tidak akan bosan karena interaksi Amia dan Gavin begitu hidup.
Saya pribadi melihat Amia adalah sosok yang ceria,
ceriwis, penuh percaya diri, kekanakan tapi keras kepala. Gavin pun sebenarnya
keras kepala, tetapi sifat ini tidak terlalu dominan. Sifatnya lebih terkesan cuek,
santai, dan ambisius.
Gaya bahasa yang digunakan penulis cukup mengalir,
meskipun ada banyak kalimat berbahasa Inggris yang disisipkan. Plotnya rapi dan
konfliknya cukup sederhana meski terkesan rumit.
Secara keseluruhan, saya menyukai novel ini karena
mengangkat tema berbeda. Hanya saja, saya sedikit banyak terganggu dengan
perdebatan Amia dan Gavin yang terlalu sering. Oke sih, mungkin ini untuk
memperkuat karakter, tetapi kalau terlalu sering saya jadi sedikit bosan saat
mereka berdebat. Saya juga menemukan beberapa typo dalam novel ini yang
sayangnya tidak sempat saya tandai. Maaf, yaaa..
Btw, kalau kebanyakan orang suka sama Gavin, saya malah
tertarik sama Adrien. Sukaaa sekaliii... Pengen punya kakak kayak dia.
>_<
Quotes
Sebenarnya sih ada beberapa quotes keren yang saya temukan, tapi hanya
ini yang sempat saya tandai, hehehe...
❤ Hukum alam itu, semakin kamu berusaha melupakannya,
semakin kuat kenangan tentang dia akan mengikutimu. –hal. 3
❤ Orang patah hati tidak boleh dibiarkan sendiri. –hal. 4
❤ Kita bukan takut untuk mencintai. Hanya lebih hati-hati
memilih siapa yang layak untuk menerima cinta kita. –hal. 23
❤ Every relationship, broken or not, has made us better
person. –hal. 23
❤ Hukum yang berlaku dalam cinta adalah: all or nothing.
–hal.145
Rating
Cover: 4/5
Tema: 3.5/5
Karakter: 3/5
Gaya bahasa: 3/5
Plot: 3/5
Overall: 3.3/5

Tidak ada komentar:
Posting Komentar