Rabu, 09 Mei 2018

[Review] False Beat




Judul : False Beat
Penulis : Vie Asano
Editor : Kavi Aldrich
Penerbit : Gramedia Pustaka Utama
Jumlah halaman : 296 halaman
Tahun terbit : 2018
ISBN : 978-602-03-8226-5

BLURB 

“Nggak usah lihat-lihat! Gawat kalau lo nanti suka sama gue.”

Gara-gara terlilit utang dengan om-nya, Aya harus rela menjadi manajer Keanu & the Squad. Sebenarnya pekerjaan itu tak seburuk yang dia bayangkan, kalau saja bukan Keanu yang harus dihadapinya. Vokalis sekaligus pentolan band itu mungkin punya banyak fans. Dan harus dicatat, Keanu tuh punya wajah ganteng, bibir seksi, penampilannya keren, dan suara yang bagus banget. Tapi, Keanu punya segudang kelakuan ajaib yang membuat Aya tak bisa berkutik, juga membuat jadwal roadshow band itu berantakan!

Aya pun mencari cara untuk mengendalikan Keanu agar roadshow berjalan lancar. Baru saja merasa menemukan jawaban, Aya malah terjerumus dalam masalah baru: mengetahui rahasia besar Keanu yang membuatnya terperangkap dalam drama tak berujung.


Sekilas Kisah dan Ulasan

False Beat menceritakan tentang seorang gadis bernama Aya yang baru pulang dari Jepang karena kontrak kerjanya habis dan diminta menjadi manajer Keanu & the Squad oleh Om Putra selama jadwal roadshow.

Kisah dimulai ketika Aya sedang menonton televisi dan melihat Keanu menjawab pertanyaan wartawan dengan sangat tidak pantas. Hal ini tentu saja membuat Aya langsung ilfeel dan menolak permintaan Om Putra. Hanya saja, karena dia memiliki utang kepada omnya itu, dia terpaksa menurut.

Pertemuan pertama Aya dengan Keanu pun tidak menyenangkan sampai-sampai Aya mendapat cap sebagai cewek mesum dari cowok itu. Namun, sekali lagi demi utang-utangnya, dia mencoba bertahan.

Sikap menyebalkan Keanu lama kelamaan semakin menjadi, bahkan membuat roadshow berantakan. Dia butuh bantuan untuk bicara dengan Keanu dan akhirnya bertemu saudara kembar Keanu, yaitu Kevin, yang berprofesi sebagai pengacara muda. Sayang, Kevin sama sekali tidak dapat membantu. Namun, berkat pertemuannya dengan Kevin dia akhirnya tahu rahasia besar Keanu.

Lambat laun, Aya pun mulai mengenal Keanu. Sikapnya terhadap cowok itu mulai berubah. Bukan hanya dengan Keanu, tapi juga Kevin dan seorang cewek anggun bernama Keyzia.

*

Novel ini diceritakan dengan PoV 3 terbatas (Aya). Ini adalah pilihan tepat karena Aya-lah yang menjadi kunci utama dalam mengungkapkan rahasia Keanu.

Karakter para tokoh kuat dan sangat manusiawi (memiliki kelebihan dan kekurangan). Bahkan juga ketiga sahabat Aya dan anggota Keanu & the Squad, semua memiliki peran penting, tidak ada yang muncul dengan sia-sia. Saya acungi jempol deh untuk hal ini.

Gaya bahasa penulis pun sangat mengalir, membuat saya betah membaca dan ingin terus membuka halaman. Dan... konfliknya benar-benar di luar dugaan! Ini yang paling saya suka. Saya tidak menyangka sebenarnya False Beat memiliki konflik yang cukup rumit tapi terselesaikan dengan sangat baik.

Ada hal yang saya dapatkan dari novel ini, yaitu agar kita tidak langsung menilai seseorang sebelum benar-benar mengenalnya.

Kekurangan novel ini? Entahlah... saya merasa tidak menemukannya. Saya benar-benar sudah jatuh suka dengan kisah False Beat.

Novel ini saya selesaikan dalam waktu dua hari dan susah move on berhari-hari. Saya sendiri jarang merasakan sensasi susah ‘move on saat membaca sebuah buku, jadi pantas rasanya jika saya menempatkan False Beat sebagai salah satu novel terbaik yang saya baca di tahun 2018.

 “Masa depan itu sesuatu yang kita perjuangkan sendiri.”
(hal. 276)

Rating

Cover: 4/5
Tema: 5/5
Gaya bahasa: 5/5
Konflik: 5/5
Plot: 5/5
Overall: 4.8/5