Judul: Love at First Fall
Penulis: Primadonna Angela
Penerbit: Gramedia Pustaka Utama
Jumlah halaman: 208 halaman
Tahun terbit: 2017
BLURB
Jatuh cinta memang menyebalkan. Begitulah pikir Wulandai
Safira, yang melihat sendiri dampak cinta pada diri teman-temannya. Jatuh cinta
membuatmu nggak logis, menjadikanmu pribadi yang sensitif, sedikit-sedikit
nangis atau ngambek. Ndari nggak mau kepribadiannya berubah sedratis itu.
Namun, ketika akhirnya Ndari jatuh cinta, dia menyadari dunianya
jungkir-balik, emosinya kacau-balau, dan segalanya tidak lagi sama. Dua cowok
mengguncang semestanya: Kevin, teman masa kecilnya sekaligus tunangannya, dan
Steve, yang dalam waktu singkat menarik simpatinya.
Setelah melakukan bungee jumping di Pantai
Scheveningen, Ndari akhirnya tahu siapa yang dipilihnya....
CUPLIKAN
KISAH
Diceritakan Wulandari Safira (Ndari) adalah seorang
pelajar yang sedang sebal pada dua temannya, Triana dan Aileen, gara-gara
cinta.
Triana dan Aileen sedang tergil-gila pada cowok dan itu
membuat Ndari pusing. Menurut Ndari, sikap teman-temannya lebay. Dia saja yang
naksir Kevin tidak sampai bersikap berlebihan.
Kevin adalah teman Ndari sejak kecil. Rumah mereka
berdekatan, keluarga mereka juga akrab. Semua biasa saja sampai akhirnya Kevin
membicarakan tentang rencana pertunangan mereka. Ndari yang tidak diberi tahu
apa-apa oleh orangtuanya terkejut akan hal itu. Meski kaget, dia juga senang.
Tapi rasa senang bertunangan dengan cowok yang dia taksir itu lenyap ketika
Kevin mengatakan bahwa alasannya menerima pertunangan itu hanyalah untuk
menuruti permintaan orangtua.
Ndari yang bete semakin sebal karena Triana dan Aileen
muncul dengan segudang curhatan mereka. Karena muak, dia mengeluarkan semua
unek-uneknya. Untung saja ada Maeve, sahabatnya yang tinggal di Belanda yang
tidak pernah berubah.
Pada saat liburan sekolah, Ndari berlibur ke Belanda. Di
sana, dia bertemu dengan Steve yang memesona. Dia kaget dengan pernyataan cinta
dari Steve. Lebih kaget lagi ketika Kevin mendadak muncul dan mengungkapkan
perasaan sebenarnya.
REVIEW
Jujur aja, awalnya saya nggak begitu antusias membaca
novel ini karena menurut teman, review di GR nggak begitu memuaskan. Tapi,
karena labelnya teenlit dan saya lagi berjuang menyelesaikan naskah teenlit, saya butuh asupan banyak. Salah satunya ya Love at Firts Fall ini.
Kabarnya novel ini diterbitkan
ulang dari versi awalnya dengan beberapa bagian yang diperbaiki. Saya nggak
tahu bagaimana versi awal, jadi saya hanya menilai dari apa yang saya baca saat
ini.
Tema novel ini bisa dibilang
unik. Tentang seorang perempuan yang risi karena teman-temannya lebay saat
jatuh cinta. Tapi sayangnya, semakin ke belakang tema itu memudar. Berganti
dengan kisah percintaan Ndari-Kevin-Steve. Kalau kalian baca cuplikannya,
seperti cerita-cerita di film, bukan? Sebenarnya saya nggak masalah sih,
asalkan kembali ke awal. Bagaimana akhirnya Ndari menyelesaikan masalahnya
dengan Triani dan Aileen, sayangnya, itu nggak ada.
Jika dilihat dari karakter
tokoh dalam novel ini, saya bisa bilang semua cukup bagus. Hanya kurang
diperkuat di sisi Kevin saja. Kevin di awal-awal kemunculannya tampil sebagai
cowok jail. Tetapi semakin lama saya merasakan Kevin berubah dingin tapi nggak
tahu kenapa. Apakah karena bertunangan dengan Ndari?
Dengan menggunakan gaya bahasa
yang ringan khas Primadonna Angela, novel ini diceritakan melalui sudut pandang
orang pertama (Ndari). Jadi kita bisa tahu apa saja yang dirasakan tokoh utama.
Sama seperti beberapa buku
Primadonna Angela yang pernah saya baca, novel ini penuh dengan imajinasi yang
keluar dari konteks. Maksudnya banyak pembahasan yang melebar ke mana-mana.
Tapi uniknya, di novel ini saya nggak begitu terganggu. Kalau di novel-novel
lain (maaf) saya sampai bingung.
Di balik kekurangannya yang
saya rasakan, saya menyukai novel ini karena sangat mengalir. Cocok untuk
kalian yang senang bacaan ringan.
QUOTES
Heran nggak sih, kenapa perbuatan buruk lebih diingat
orang daripada perbuatan baik? (hal. 19)
Kalau kamu menghindari masalah dengan cara pergi, kamu
hanya akan mendapat masalah yang lain. (hal. 94)
Coba dengerin orang ngomong sampe selesai, baru komentar!
(hal. 95)
Nggak semua orang yang mendekati kamu itu baik.(hal. 119)
Cinta memang misterius. (hal. 153)
Mengenal seseorang bertahun-tahun bukan jaminan bahwa
kita benar-benar mengetahui sifatnya. (hal. 179)
RATING
Cover: 3/5
Tema: 3/5
Karakter tokoh: 3/5
Gaya bahasa: 3.5/5
Plot: 3.5/5
Overall: 3.2/5
